BAZNAS NUNUKAN TEMPATI URUTAN KEDUA PENGUMPUL ZAKAT TERBESAR DI KALTARA

BAZNAS NUNUKAN TEMPATI URUTAN KEDUA PENGUMPUL ZAKAT TERBESAR DI KALTARA

Nunukan, (1/7/2016)- Baznas Kabupaten Nunukan, hari ini, menggelar Kaltara Berzakat di lantai V Kantor Bupati Nunukan. Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, SE, MM, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah, Kepala Kepala SKPD dan puluhan pejabat struktural di lingkungan Kab. Nunukan. Dalam sambutannya, Laura berharap agar zakat dapat menjadi solusi bagi pengentasan kemiskinan di Kab. Nunukan. Laura juga meminta Baznas agar lebih proaktif menghimpun zakat dari kaum muslimin.

Menurut Ketua Baznas Kabupaten Nunukan, Zahri Fadhli, S.Pdi, M.Pdi, Nunukan menempati urutan kedua pengumpul Zakat terbesar di Propinsi Kaltara setelah Kota Tarakan. Baznas Nunukan mampu menghimpun zakat di atas 3 miliar rupiah tahun 2015 yang lalu, dan 90% penyumbang zakat adalah PNS. Oleh sebab itu, Zahri Fadhli memohon dukungan Bupati agar dapat menelurkan suatu kebijakan yang dapat meningkatkan animo masyarakat dan PNS untuk berzakat. Potensi zakat di Kabupaten Nunukan, menurut Zahri lagi, sebenarnya di atas 10 miliar pertahun.

Zahri juga melaporkan bahwa Baznas telah menyalurkan zakat yang terkumpul tersebut melalui berbagai program antara lain : bantuan pendidikan, bantuan berobat, bantuan modal usaha, bantuan rumah ibadah dan berbagai program lainnya. Dalam kesempatan itu juga, Baznas kembali menyalurkan sejumlah paket bantuan yang langsung diserahkan Bupati Nunukan kepada para penerima yang berhak.

Setelah penutupan acara, Laura selanjutnya menuju ke salah satu meja pelayanan zakat, infaq dan sadaqah yang diikuti unsur FKPD, pimpinan SKPD dan undangan yang hadir. Di sana telah menunggu petugas pelayanan yang ditunjuk. Laura tampak menyerahkan amplop putih kepada petugas.

By : Admin

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar