BERBURU SOKKO DI PASAR INHUTANI NUNUKAN

BERBURU SOKKO DI PASAR INHUTANI NUNUKAN
Satu kebiasaan baruku seusai sholat shubuh di masjid adalah ngelayap ke pasar rakyat. Tujuannya hanya satu, mencari makanan tadisional kegemaranku, salah satunya sokko. Sokko adalah istilah yang berasal dari Bahasa Bugis untuk nasi yang terbuat dari beras ketan yang dikukus/ditanak. Beras ketan sendiri banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Di beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Laos, beras ketan bahkan menjadi makanan pokok. Diperkirakan 85% produksi beras Laos merupakan jenis ketan. Selain Asia Tenggara, ketan juga dibudidayakan di beberapa negara Asia Timur dan belahan timur negara-negara Asia Selatan. Baca : https://en.m.wikipedia.org/wiki/Glutinous_rice Untuk memberikan aroma yang khas dan alami, nasi ketan (hitam atau putih) yang telah dikukus, biasanya dibungkus dengan daun pisang muda. Sokko akan lebih nikmat jika disajikan dengan lauk ikan teri goreng, kelapa goreng atau kelapa parut yang belum terlalu tua dan sedikit sambal. Nasi ketan sangat bagus karena memiliki tekstur yang lebih lengket daripada nasi putih sehingga akan membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi lebih cepat kenyang. Menurut pengalaman pribadi, nasi ketan juga membuat rasa kenyang mampu bertahan lebih lama. Sifanya yang lengket itulah, maka orang barat menyebut beras ketan dengan sebutan Glutinous rice (glutinosa). Biasa juga disebut sticky rice, sweet rice atau waxy rice. Kebiasaan mengkonsumsi sarapan sokko saya peroleh dari almarhum sang kakek. Seingat saya, sang kakek sangat ahli menanak sokko. Jika tidak ada kelapa parut muda, sokko panas buatan kakek biasanya kami makan dengan lauk ikan kering. Aromanya yang harum, tidak jarang, membuat saya lupa kenyang. Banyak sekali manfaat mengkonsumsi nasi ketan bagi kesehatan, a.l : 1. Sebagai sumber energi 2. Dapat menurunkan resiko penyakit jantung 3. Membantu menangkal radikal bebas 4. Mengatur aktivitas hormon tiroid 5. Menjaga sistem metabolisme tubuh agar tetap sehat 6. Menjaga kesehatan tulang 7. Menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat 8. Menyehatkan sistem pencernaan 9. Membantu mencegah anemia 10. Membantu mengontrol nafsu makan 11. Mencegah penuaan dini Selain manfaat seperti disebutkan di atas, mengkonsumsi nasi ketan ternyata tidak dianjurkan bagi penderita maag dan diabetes. Saya telah menemukan penjual sokko yang sesuai dengan seleraku. Hampir setiap pagi, saya berkunjung ke gerai sokko kegemaranku yang terletak di pasar Inhutani tersebut. Beberapa kali saya mendahului penjual sokko tersebut berada di lokasi. Saya rela menunggu hanya untuk mendapatkan sokko kegemaranku itu. Sekali beli, minimal saya pesan dua bungkus. Sebungkus sokko yang dicampur sambal, untuk saya sendiri. Sebungkus sisanya, saya siapkan untuk juniorku, yang ternyata juga mulai gemar makan sokko. Foto : internet Rujukan : 1. https://manfaat-co-id.cdn.ampproject.org/v/s/manfaat.co.id/manfaat-beras-ketan-untuk-kesehatan/amp?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=From%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fmanfaat.co.id%2Fmanfaat-beras-ketan-untuk-kesehatan 2. https://hellosehat-com.cdn.ampproject.org/v/s/hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/beras-ketan-sakit-lambung/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=From%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fhellosehat.com%2Fhidup-sehat%2Ftips-sehat%2Fberas-ketan-sakit-lambung%2F

Dipost Oleh Harman

Menulis untuk mengabadikan diri...

Post Terkait

Tinggalkan Komentar